Cinta ?
Cinta yaa semua orang mempunyai itu , cinta yang tulus bisa datang kapan
saja disaat apa saja sekalipun kita sudah memiliki seseorang yang special
sekalipun , akan tetapi cinta itu bisa hilang begitu saja ketika satu pasangan
itu berdeda keyakinan atau biasa orang orang sebut denga cinta beda agama L
Banyak sekali yang saya temui di luaran sana sepasang kekasih yang
mengakhiri kisah cinta mereka ketika mereka berdeda keyakinan , dan pada saat
itu juga saya mengalami hal yang sama dengan orang tersebut , saya berpacaran dengan
orang yang dari awal saya tau kalau kita berbeda keyakinan , saya pun masih
melanjutkan hubungan itu . sampai di titik dimana saya di pertemukan denga
keluarga sang lelaki di situ saya berasa sangat sangat tidak bisa melanjutkan
hubungan itu , bagaimana tidak saya sendirian dan saat itu kekasih saya tidak
ada di samping saya untuk menemami saya berbicara dengan skeluarga dia .
Saya sempat berpikir untuk langsung pulang, akan tetapi sangat tidak sopan
jika saya melakukan itu . saya hanya duduk diam dan mendengarkan orang tua dia
berbicara , saat itu mamanya bilang ke saya ‘kenapa kamu tidak ikut agama kita
saja ? , ayahnya saja ikut tante loh ‘’ saya diam dan hanya senyum saja ,
ibunya begitu memaksa saya untuk ikut dengan dia , akan tetapi saya hanya
bilang kepada ibunya , saya belum bisa ikut dia , karena ya keyakinan itu kita
yakini dari kita kecil dan saya tidak akan bisa untuk ikut dia .
Saat itu pacar saya keluar dari kamar dan dia bilang jika dia ingin ikut
agama atau keyakinan saya , saat itu ibunya langsung marah marah ke saya dan
ibunya bilang ‘kamu kasih makan apa anak saya sampain dia bisa bilang begitu ?
‘
Saya menangis dengan sangat sedih sekali , papa nya langsung bilang ya kalo
mau ikut enjel silahkan dan saat itu juga mama papanya adu mulut karena dia mau
ikut keyakinan saya . saya hanya bilang saya mau pulang saja , saya tidak mamu
berada di sini mamanya langsung bilang ‘yasudah kamu pulang sekarang ‘ saya
pulang dan tanpa di antar sama pacar saya .
Saat itu saya tidak mau bertemu pacar saya lagi , dan pada saat itu juga
saya memutuskan hubungan kita , dan pada suatu ketika saya ada schedule terbang
ke padang , dan kebetulan sekali keluarga dia sedang berada di sana . saya di
ajak ketemu dengan mamanya lagi . saya sempat menolak dan mamanya minta maaf ke
saya soal waktu itu mamanya marah marah ke saya . yasudah saya ketemu saja .
Pada saat saya kememu itu mamanya sedang di hotel , karena rumah mereka
dengan bandara agak jauh jadi orang tuanya check-in di hotel dekat bandara saja
karena besok juga sekalian pulang ke jakarta , dan mamanya check-in 2 kamar , 1
kamar buat papa sama pacar saya dan 1 kamar lagi buat saya dan ibunya . saat
itu ibunya masih membahas soal keyakinan , dan ibunya membawa 2 mukenah dan
saya di suruh pakai 1 mukenah , di situ saya langsung marah marah dengan
kelakuan ibunya yang sama sekali tidak bisa menghargai saya ,.
Saya keluar kamar , dan saya ke lobby menenangkan pikiran . pacar saya
mencari saya di kamar tetapi saya tidak ada di kamar dengan posisi mukenahnya
saya lepas letakan dia tempat tidur , mungkin mamanya sudah cerita jika mamanya
kasih 1 mukenah buat saya pakai . pacar saya marah marah dan turun ke lobby ,
saya sambil nangis dan saya bilang ke dia jika saya tidak mau menikah dengan
dia .
Dia menagis dengan sangat kesal kepada ibunya , saya hanya bilang ke dia .
kalau begini caranya saya tidak akan bisa menikah dengan kamu , dan pacar saya
bilang ‘aku bakalan ikut keyakinan kamu ‘ tapi saya tidak akan percaya dan
tidak akan mungkin juga dong dia ikut keyakinan saya . dia seorang yang sangat
penting di salah satu kantor pemerintahan , dengan jabatan dia yang penting itu
apakah dia mau ikut saya ?
Saya tidak percaya bahkan saya tidak akan percaya , dan pada keesokan
harinya orang tua pacar saya tidak bilang jika mereka beli tiket pesawat yang
ternyata crew pesawat itu saya , dia dalam pesawat setelah dia masuk mungkin
dia tidak melihat saya karena saya berada di cabin bagian belakang , dan ibunya
menanyakan saya pada salah satu rekan kerja saya , dia bilang di sini ada
namanya enjel ? dan rekan saya jawab ‘ iya bu ada , senior kami dia ada di
belakang’
Ibunya langsung menuju ke belakang dan tau apa yang dia lakukan dia
belakang ?
Dia peuk saya sambil nangis nangis , sampai ada beberapa penumpang tanya ke
saya , ‘mba itu ibunya”? saya bilang ini mertua saya . semakin keras tangisan
dia dan saya buatkan satu gelas teh hangat buat ibu . dan saya bilang ke ibunya
, ibu saya minta maaf jika saya salah dalan situasi ini . kata ibunya ;tidak
kamu tidak salah malahan saya yang salah terlalu memaksakan kehendak ‘
Saya tahan tangisan saya , sampai saat itu ibunya bilang ibu tidak akan
memaksakan kamu pindah agama , jika anak saya ikut kamu tidak apa apa
Akan tetapi , keputusan saya sudah bulat buat tidak akan menikah dengan
pacar saya , saya menyampaikan kenapa sampai saya tidak mau menkikah dengan
anaknya , karena saya tidak bisa dan tanpa alasan . karena saya tau ibunya
pasti sedih karena itu anaknya satu satunya atau anak tunggal , mana mungkin
dia mengijinkan saya untuk ambil anaknya dan ikut keyakinan saya . dia pasti
sangat sedih .
Saya pun antarkan ibunya kembali ke tempat duduk ibunya karena saya sedang
bekerja , saya harus profesional , karena bukan hanya saya cabin di pesawat ada
beberapa rekan saya juga . saya tidak mamu sampai mereka tau masalah saya .
karena masalah pekerjaan dan masalah pribadi tidak bisa di samakan , saya harus
bisa dewasa .
Saya sempat bepikir kenapa harus ada banyak agama di dunia ini ? LLL
Memang jika agama atau keyakinan kita berbeda itu sangat sulit buat di
satukan , maka dari itu agama atau keyakinan yang kita miliki , kita bisa jaga
dengan sebaik baiknya , karena keyakinan tidak untuk di perjual belikan ,
memang agama tidak akan membawa kita ke surga akan tetapi agama adalan jalan atau penuntun kita untuk ke surga .
#ketikanenjelsy